Pagi ini, kondisi lead saya bagaimana?
Biasanya dijawab dengan menanyai tiga orang.
Satu layar: berapa yang masuk minggu ini, berapa yang belum dibalas lebih dari 24 jam, dan berapa yang jatuh tempo hari ini.
Peqa membaca seluruh chat WhatsApp tim sales Anda — bukan cuma yang mereka laporkan — menandai siapa yang masih layak dikejar hari ini, dan menyiapkan draft balasannya. Peqa tidak bisa mengirim pesan; yang menekan kirim tetap tangan manusia, dari WhatsApp sendiri.
Bukan karena sales Anda tidak becus. Karena tidak ada satu pun tempat di mana Anda bisa melihat sendiri apa yang terjadi setelah iklan diklik.
Peqa duduk di sisi Anda, bukan di sisi sales. Ia membaca chat yang sama, lalu menaruh jawabannya di satu papan yang Anda buka kapan saja: siapa yang mulai menghilang, siapa yang harus dikejar hari ini, dan sales mana yang balasnya paling lama.
Tidak ada yang perlu diketik ulang. Tidak ada yang perlu dilaporkan. Chat aslinya tetap di WhatsApp — Peqa membaca, tidak memindahkan.
Di penjualan WhatsApp, orang hampir tidak pernah menolak. Mereka berhenti membalas — dan tidak ada satu pun tanda di layar yang membedakan "sedang sibuk" dari "sudah beli di tempat lain".
Angka dari satu kotak masuk sungguhan yang dibaca Peqa, bukan ilustrasi.
Satu angka "panas–dingin" menaruh orang yang minggu lalu menanyakan harga lalu diam di tengah, bersama orang yang rajin membalas tapi tidak pernah menanyakan apa pun. Keduanya butuh perlakuan yang berbeda. Jadi Peqa menilai dua sumbu terpisah, lalu menaruh tiap orang di kuadrannya.
Tiap layar di bawah ini menjawab satu pertanyaan yang biasanya Anda tanyakan ke tiga orang berbeda.
Biasanya dijawab dengan menanyai tiga orang.
Satu layar: berapa yang masuk minggu ini, berapa yang belum dibalas lebih dari 24 jam, dan berapa yang jatuh tempo hari ini.
Papan strip yang sama dengan di atas — ini aslinya.
Satu baris per percakapan, rel kiri berwarna kuadran. Rel magenta berarti kejar sekarang. Sales membukanya pagi hari; Anda membukanya kapan saja.
Disaring per sumber, per label, per kuadran.
Yang menanyakan harga lalu diam tidak hilang di sini — ia pindah kuadran, dan tetap bisa dipanggil lagi.
Draft tiga nada, tombol Salin, dan satu hal yang tidak ada.
Perhatikan bilah aksinya: ada [Salin], ada [Buka WhatsApp]. Tombol kirim tidak ada. Sengaja.
Angka yang selama ini cuma bisa Anda tebak.
Median waktu balas per agen, dan baris terlama di paling atas. Bukan untuk menghukum siapa pun — untuk tahu di mana bocornya.
"Lead Fortuner bulan ini yang belum difollow-up siapa saja?"
Ditanya dengan bahasa biasa, dijawab dari chat Anda sendiri — bukan dari internet. Ini satu-satunya tempat kata "AI" perlu disebut, dan ia disebut di sebelah buktinya.
Bukan belum dibuat — memang tidak ada jalurnya, disengaja sejak hari pertama. Tidak ada tombol kirim, tidak ada antrean kirim, tidak ada penjadwal. Sistem yang tidak bisa mengirim, tidak bisa salah kirim ke pelanggan Anda, tidak bisa membalas atas nama Anda saat Anda tidur, dan tidak bisa membuat nomor Anda terlihat seperti robot penyebar promo. Draftnya disiapkan di layar; yang menekan kirim tetap tangan manusia, dari WhatsApp Anda sendiri.
Yang dihitung hanya percakapan yang benar-benar dibaca model. Yang disaring mesin aturan — salah sambung, pelamar kerja, penawaran masuk — tidak pernah masuk hitungan.
| Paket | Per bulan | Percakapan | Nomor WA | Yang membedakan |
|---|---|---|---|---|
| Agen Untuk agen perorangan | Rp 199 rb | 40 | 1 | Papan lead, agenda, draft 3 nada |
| Mulai | Rp 490 rb | 100 | 1 | Sama, untuk kotak masuk yang lebih ramai |
| Usaha | Rp 1,1 jt | 250 | 1 | Tambah laporan kecepatan balasan |
| Tim | Rp 2,5 jt | 600 | 3 | Pembagian per agen, asisten tanya-jawab |
| Korporat | Rp 5,9 jt | 1.500 | 10 | Pendampingan pemasangan |
Lewat kuota: Rp 5.000 per percakapan — dan sistem memberi tahu sebelum Anda melewatinya, bukan sesudah. Riwayat chat lama sebelum berlangganan bisa dibuka terpisah; harganya mengikuti besar kotak masuk Anda.
Peqa menyambung lewat penautan perangkat, sama seperti WhatsApp Web, tapi memakai perangkat lunak pihak ketiga — bukan API Bisnis resmi WhatsApp. Artinya ada risiko kecil nomor dibatasi. Jauh lebih kecil dibanding alat yang mengirim otomatis massal (pemicu pemblokiran nomor satu), karena Peqa memang tidak pernah mengirim apa pun. Kami memilih menyebutkan ini terus terang, bukan menyembunyikannya di balik istilah teknis. Seluruh riwayat yang sudah tertarik tetap aman tersimpan walaupun sambungannya terputus.
Ya, untuk menilai potensi dan menyusun draft. Isinya dikirim ke API Claude milik Anthropic, dan sesuai kebijakan mereka untuk pengguna API, isi itu tidak dipakai melatih model. Datanya disimpan di pusat data Singapura, terpisah penuh dari pelanggan Peqa lain. Rinciannya ada di Kebijakan Privasi. Untuk data yang sangat sensitif, penilaian model bisa dimatikan — sistemnya tetap jalan penuh dengan mesin aturan.
Tidak, dan itu tidak akan pernah ditambahkan. Peqa tidak punya jalur mengirim sama sekali. Kalau yang Anda cari alat blast, Peqa bukan jawabannya.
Satu sore. Anda memindai satu kode QR dari HP, riwayat chat masuk beberapa menit kemudian, dan papan leadnya terisi di hari yang sama. Tidak ada yang perlu diketik ulang atau dipindahkan dari sistem lama.
Peqa tidak menilai orang, ia menilai percakapan. Yang muncul di laporan adalah kecepatan balasan dan lead yang menganggur — dua hal yang justru paling sering merugikan sales itu sendiri, karena komisinya ikut hilang. Sebagian besar tim memakainya sebagai daftar kerja pagi, bukan sebagai alat pengawasan.
Data itu milik Anda. Bisa diminta salinannya, bisa diminta dihapus seluruhnya. Chat aslinya tetap ada di WhatsApp Anda — Peqa membaca, tidak memindahkan.
Simulasinya memakai kotak masuk contoh, bukan chat Anda. Tidak ada QR yang dipindai, tidak ada yang dipasang, dan tidak ada nomor yang disentuh — cukup beberapa menit untuk melihat cara Peqa menilai dan menyusun draft.